Hello Kitty Touching Lip

Sunday, 24 November 2013

Ringkasan Prosedur



Algoritma dan Pemrograman
Prosedur
Þ    Prosedur adalah suatu kode yang digunakan untuk mengerjakan sebuah tugas.

Pendeklarasian Prosedur

Didalam sebuah prosedur haruslah terdapat:
·         Nama Prosedur
·         Nama Konstanta
·         Peubah(Variabel)
·         tipe data
·         Dan aksi yang dilakukan Prosedur

Notasi Algoritmik

Prosedur Nama Prosedur(parameter)
{
K.Awal : keadaan sebelum prosedur dilaksanakan
K.Akhir : keadaaan setelah prosedur dilaksanakan
Deklarasi
{
semua variabel, konstanta, dan tipe data yang digunakan
}
}
Contoh Prosedur Menghitung luas Segitiga

Prosedur HitugnluasSegitiga
{
K.Awal : tidak ada
K.Akhir : Luas Segitiga Tercetak
Deklarasi
{
Alas : real
Tinggi : real
Luas : real
}
Algoritma
Read(Alas*Tinggi)
Luas<-(Alas*Tinggi)/2
write(luas)
Contoh C++

#include<stdio.h>
void HitungLuasSegitiga();
main()
{
HitungLuasSegitiga();
return 0;
}
void HitungLuasSegitiga()
{
int alas;
int tinggi;
float luas;
printf(“AlasSegitiga?”);scanf(“%d”,&alas);
printf(“TinggiSegitiga?”);scanf(“%d”,&tinggi);
luas=(alas*tinggi)/2;

printf(“LuasSegitiga=%1.2f”,luas);

Pemangilan Prosedur
·         Dengan cara menyebutkan nama prosedur didalam sub main()
contoh:
HitungLuasSegitiga();


Variabel Global dan Variabel Lokal

Þ    Variabel lokal adalah nama variabel dan tipe data yang dideklarasikan didalam sebuah prosedur. Variabel dan tipe data tersebut hanya dikenal didalam lingkup prosedur tersebut.Setelah prosedur selesai dieksekusi variabel tersebut tidak dikenal lagi di prosedur lain.
Þ    Variabel global adalah sebuah variabel yang dideklarasi di dalam program utama. Variabel tersebut dikenal dibagian manapun dalam program.Misal pada sebuah prosedur.
Contoh :
#include <stdio.h>
void HitungLuasSegitiga(float a,float t);
float a, t; ®Variabel global.
main()
{
            float a,t; ®Variabel lokal.
            printf("Alas Segitiga ?");scanf("%f”,&a);
            printf("Tinggi Segitiga ?  ");scanf("%f”,&t);
            HitungLuasSegitiga(a,t);
            return 0;
}
            void HitungLuasSegitiga(float alas,float tinggi)
            {
                        a=15.0;
                        t=16.0;
                        printf("%f\n",a);
                        printf("%f\n",t);
                        float luas;
                        luas=(alas*tinggi)/2.0;
                        printf("Luas Segitiga = %1.2f”,luas);
            }
Parameter
1.      Parameter masukkan
Þ    Parameter masukkan digunakan untuk mengirimkan informasi ke dalam prosedur. Informasi dapat berupa variabel dan tipe data.
2.      Parameter Keluaran
Þ    Parameter keluaran digunakan untuk mengirimkan yang akan menjaid output.
Contoh :

Prosedur HitungLuasSegitiga(input alas,tingggi : real,output luas : real)
luas <-(alas*tinggi)/2
 Contoh C++ dengan parameter
#include <stdio.h>
Void HitungLuasSegitiga(float a,float t);
main ()
{
float a,t;
printf(“alas segitiga ? “); scanf(&a);
printf(“tinggi segitiga ? “);scanf(&t);
HitungLuasSegitiga(a,t);
}
Void HitungLuasSegitiga(float alas,float tinggi)
{
float luas;
luas=(alas*tinggi)/2.0
printf(“luas segitiga = %f”,luas);
}


Contoh C++ parameter keluaran
#include <stdio.h>
void HitungLuasSegitiga(float a,float t, float *L);
main()
{
            float a,t,L;
            printf("Alas Segitiga " );scanf("%f",&a);
            printf("Tinggi Segitiga ");scanf("%f",&t);
            HitungLuasSegitiga(a,t,&L);
            printf("Luas Segitiga=%f",L);
            return 0;
}
void HitungLuasSegitiga(float alas, float tinggi, float *luas)
{
            *luas=(alas*tinggi)/2.0;
}
Parameter Keluaran
·      *luas;
·      semua peubah harus menggunakkan character*
·      Contoh
·      *luas = (alas*tinggi)/2

Alpro(Perulangan)



Algoritma dan Pemrograman
Perulangan
Þ    Untuk mengerjakan suatu yang diulang – ulang

Perulangan digunakan dalam sebuah program berfungsi:

·         Untuk mempercepat suatu pekerjaan,
·         Menghemat memori,dan
·         Mempersingkat waktu.

Bentuk Perulangan
1.    for
·                Struktur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya.

Contoh sintax:
for(i=100;i++)
{
printf(“saya tidak akan pernah terlambat alagi masuk kelas”);
}
Bentuk perulangan for:
·       for(i=100;i>=0;i--)
{
printf(“%d”,i);
}

Þ    #iclude<stdio.h>
int main()
{
for(int x=0; x<500;x++){
printf(“Never more will not use programming language for my home work”);
}
return 0;
}
contoh :
Menentukan bilangan genap dari 0 sampai 100??

Penyelesaian:
#include<stdio.h>
int main()
{
          int a;
          for(a=0;a<=100;a++);
          {
                      printf("%d2",a);
          return 0;
          }
}
2.    while
Þ    Perulangan While banyak digunakan pada program yang terstruktur. Perulangan ini banyak digunakan bila jumlah perulangan belum diketetahui.
int i;
while(i<=10)
{
printf(“\n\iterasi ke = %d”,i);
i++;
Contoh:
#include<stdio.h>
int main()
{
            int i=1;
            while (i<=5)
            {
                        printf("%d",i);
                        i++;
                        return 0;
            }
}
3.    Do – While
Þ    Perbedaan denagn while, do…while memiliki pengecekan kondisi yang terletak setelah statement perulangan.
int I;
do
{
printf (“\interasi ke = %d”,i);
i++;
}
while(i<=10)

Perulangan Bersarang

Perulangan di dalam  prulangan
contoh:
for (i=0<=5;i++)
{
for(j=0;j<=5;j++)
{
printf(“%d”,i);
}
printf(“\n);
}
contoh:
#include<stdio.h>
int main()
{
            int a,b;
            for(a=1;a<5;a++)
            {
                        printf("%d",a);
            }
            for(b=1;b<=5;b++)
            {
                        printf("%d",b);
            }
            return 0;
}
contoh:
#include<stdio.h>
int main()
{
            int a,b;
            for(a=1;a<5;a++)
            {
            for(b=1;b<=a;b++)
            {
                        printf("%i",b);
            }
            printf("\n");
            }
            for(a=5;a>=1;a--)
            {
                        for(b=1;b<=a;b++)
                        {
                                    printf("%i",b);
                        }
                        printf("%i",b);
            }
            return 0;
}
Pernyataan Break
Penyataan break digunakan ntuk berhenti dari perulangan program.
Contoh:
#include<stdio.h>
int main()
{
int i;
int j;
for(i=0,i<=5;i++)
{
for(j=0;j<=5;j++)
{
printf(“\n”);
break;
}
return 0;
}