Algoritma dan Pemrograman
Prosedur
Þ Prosedur adalah suatu kode yang digunakan untuk mengerjakan
sebuah tugas.
Pendeklarasian Prosedur
Didalam sebuah
prosedur haruslah terdapat:
·
Nama Prosedur
·
Nama Konstanta
·
Peubah(Variabel)
·
tipe data
·
Dan aksi yang dilakukan
Prosedur
Notasi
Algoritmik
Prosedur Nama Prosedur(parameter)
{
K.Awal : keadaan sebelum prosedur dilaksanakan
K.Akhir : keadaaan setelah prosedur dilaksanakan
Deklarasi
{
semua variabel, konstanta, dan tipe data yang digunakan
}
}
Contoh
Prosedur Menghitung luas Segitiga
Prosedur HitugnluasSegitiga
{
K.Awal : tidak ada
K.Akhir : Luas Segitiga Tercetak
Deklarasi
{
Alas : real
Tinggi : real
Luas : real
}
Algoritma
Read(Alas*Tinggi)
Luas<-(Alas*Tinggi)/2
write(luas)
Contoh
C++
#include<stdio.h>
void HitungLuasSegitiga();
main()
{
HitungLuasSegitiga();
return 0;
}
void HitungLuasSegitiga()
{
int alas;
int tinggi;
float luas;
printf(“AlasSegitiga?”);scanf(“%d”,&alas);
printf(“TinggiSegitiga?”);scanf(“%d”,&tinggi);
luas=(alas*tinggi)/2;
printf(“LuasSegitiga=%1.2f”,luas);
Pemangilan
Prosedur
·
Dengan cara menyebutkan
nama prosedur didalam sub main()
contoh:
HitungLuasSegitiga();
Variabel
Global dan Variabel Lokal
Þ Variabel lokal adalah nama variabel dan tipe data yang dideklarasikan didalam
sebuah prosedur. Variabel dan tipe data tersebut hanya dikenal didalam lingkup
prosedur tersebut.Setelah prosedur selesai dieksekusi variabel tersebut tidak
dikenal lagi di prosedur lain.
Þ Variabel global adalah sebuah variabel yang dideklarasi di dalam
program utama. Variabel tersebut dikenal dibagian manapun dalam program.Misal
pada sebuah prosedur.
Contoh :
#include
<stdio.h>
void
HitungLuasSegitiga(float a,float t);
float a, t; ®Variabel global.
main()
{
float
a,t; ®Variabel lokal.
printf("Alas Segitiga
?");scanf("%f”,&a);
printf("Tinggi Segitiga ? ");scanf("%f”,&t);
HitungLuasSegitiga(a,t);
return 0;
}
void HitungLuasSegitiga(float
alas,float tinggi)
{
a=15.0;
t=16.0;
printf("%f\n",a);
printf("%f\n",t);
float luas;
luas=(alas*tinggi)/2.0;
printf("Luas
Segitiga = %1.2f”,luas);
}
Parameter
1.
Parameter masukkan
Þ Parameter masukkan digunakan untuk mengirimkan informasi ke
dalam prosedur. Informasi dapat berupa variabel dan tipe data.
2.
Parameter Keluaran
Þ Parameter keluaran digunakan untuk mengirimkan yang akan menjaid
output.
Contoh :
Prosedur HitungLuasSegitiga(input alas,tingggi : real,output
luas : real)
luas <-(alas*tinggi)/2
Contoh C++ dengan parameter
#include
<stdio.h>
Void
HitungLuasSegitiga(float a,float t);
main ()
{
float a,t;
printf(“alas segitiga
? “); scanf(&a);
printf(“tinggi
segitiga ? “);scanf(&t);
HitungLuasSegitiga(a,t);
}
Void
HitungLuasSegitiga(float alas,float tinggi)
{
float luas;
luas=(alas*tinggi)/2.0
printf(“luas segitiga
= %f”,luas);
}
Contoh C++ parameter keluaran
#include
<stdio.h>
void
HitungLuasSegitiga(float a,float t, float *L);
main()
{
float a,t,L;
printf("Alas Segitiga "
);scanf("%f",&a);
printf("Tinggi Segitiga
");scanf("%f",&t);
HitungLuasSegitiga(a,t,&L);
printf("Luas
Segitiga=%f",L);
return 0;
}
void
HitungLuasSegitiga(float alas, float tinggi, float *luas)
{
*luas=(alas*tinggi)/2.0;
}
Parameter Keluaran
·
*luas;
·
semua peubah harus
menggunakkan character*
·
Contoh
·
*luas = (alas*tinggi)/2
No comments:
Post a Comment