Hello Kitty Touching Lip

Tuesday, 14 January 2014

alpro(algoritma Pencarian)

Algoritma Pencarian
Þ    Pencarian merupakan proses yang fundamental dalam pengolahan data. Proses pencarian adalah menemukan nilai (Data) tertentu di dalam sekumpulan data yang bertipe sama (baik bertipe dasar atau bertipe bentukan). Sebagai contoh untuk mengubah (update) data tertentu, langkah pertam ayang harus dilakukan adalah mencari keberadaan data tersebut di dalam kumpulannya. Jika data yang dicari ditemukan, maka data tersebut dapat diubah dinilainya dengan data yang baru.. Aktivitas awal yang sama juga dilakukan pada prose penambahan (insert) data baru.

Spesifikasi Masalah

10
31
47
89
1
51
87
90
12
0
1
2
3
4
5
6
7
8

Terdapat 2 Metode Algoritma Pencarian
1. Algoritma Pencarian Beruntun (sequential search)
2. Algoritma Pencarian Bagi Dua (Binary Search)

Algortima Pencarian Beruntun
  Algoritma pencarian yang paling sederhana.
  Nama lainnya adalah linear search
  Proses membandingkan setiap elemen larik satu per satu secara beruntun, mulai dari elemen pertama, sampai elemen yang dicari ditemukan, atau seluruh elemen sudah diperiksa

Contoh Algoritma

#include<stdio.h>
int main()
{
int nilai[5];nilai[0]=12;nilai[1]=51;nilai[2]=2;nilai[3]=34;nilai[4]=90;
int nilai_yang_dicari=45;
            int i;
            int hasil=0;
            {
            for (int i=0;i<=4;i++)
            {
                        if (nilai[i]==nilai_yang_dicari)
                        {
                                    hasil=i;
                        }
            }
                        printf("Nilai %d ditemukan di index ke %d",nilai_yang_dicari,hasil);
           
            return 0;
            }
}
Output :
 
Algoritma Pencarian Bagi Dua
Þ    Algoritma Pencarian Bagi dua dilakukan dengan cara membagi array menjadi 2, lalu proses pencarian dimulai, baik dari sisi sebelah kiri atau sebelah kanan .

13
21
45
80
2
31
41

13
21
45
80
2
31
41

Misalkan yng dicari adalah 31
  i+j/2 =1 + 7/2 = 4
  Apakan indeks yang ketujuh adalah 31 (!=)

13
21
45
80
2
31
41
1
2
3
4
5
6
7

·   Putuskan apakah mencari dari kiri atau kanan
·  Misal dari kanan

80
2
31
41
1
2
3
4

Cont :
  i=1;
  J=4;
  i+j/2
  (1+4)/2=2
80
2
31
41
1
2
3
4

Putuskan mencari dari kiri atau kanan
  i=1;
  J=2
  1+2/2=1
31
41
3
4

Sequential vs Binary
Þ    Algoritma Beruntun dapat digunakan baik untuk data yang belum terurut maupun untuk data yang sudah terurut. Sedangkan algoritma bagi dua hanya cocok digunakan untuk mencari data yang sudah terurut saja.

No comments:

Post a Comment